Cerita ini ku tulis untuk teman, sahabat, keluarga, dan untuk semua orang bermaksud agar bisa memotivasi diri sendiri untuk berubah kearah yang lebih baik. Semoga niat baik, harapan dan doa dari orang yang kita cinta akan mampu merubah hidup kita ‘’AMIN’.
Aku dilairkan dari sebuah keluarga sederhana , terlahir sebagai anak kampung yang jauh dari keramaian kota, terlahir jauh dari kemajuan teknologi, dengan sebuah kesederhanan dan keterbatasan akan perkembangan.
Masa kecil ku ku lalui dengan begitu indah bersama anak kampung lainya, dengan sejuta tawa dan canda, kami lewati bersama. Dilahirkan sebagai anak kampung bukan menjadi penghalang untuk membuat ku menjadi semakin tertingal, membuat ku semakin lemah, dan membuat ku peka akan perkembangan dunia luar.
Aku melewati masa sekolah ku disebuah sekolah yang berada di kampung, dengan fasilitas dan kemampuan tenaga pendidik yang terbatas, tapi melalui kesempatan itu bukan membuat ku patah semangat untuk berubah menjadi maju, masa-masa sekolah satu persatu jenjang pendidikn dasar dan menegah telah kulalui. Seiring pergantian hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan serta tahun ke tahun akhirnya aku tumbuh menjadi seorang remaja yang mulai mengenal dunia luar yang semakin berkembang dan meninggalkan kemajaun yang ada dikampung ku, bermodal dari rasa sayang kedua orang tua ku, saudara, dan teman-teman ku aku mencoba untuk merantau keluar kampung ku untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan, aku memili sebuah universitas negri yang berada di pusat ibu kota provinsi ini.
Berusaha untuk lebih maju dan dengan tekad untuk maju mengawali langkah ku kesana, saat-sat pertama berada dikota tidak membuat ku cepat untuk beradaptasi dengan perkembangan yang ada, maklum aku hanyalah anak kampung yang terbatas akan itu semua. memilik status sebagai anak kampung tidaklah membuat ku malu pada seluruh aktivitas perkotaan, status anak kampung yang membuat semangat ku semakin berkobar-kobar, saat itu aku berpikir bahwa seorang anak kampung juga mampu untuk maju.
Aku memang anak kampung tapi perlu di ingat aku bukan kampungan,h idup lebih layak itu hasrat ku, hidup penuh ilmu itu mau ku, hidup memajukan kampung dan membuat bangga orang tua ku itu tujuan ku, aku bisa selagi aku mau, aku mampu kalau aku yakin, dengan pandangan ke depan yang semakin cerah ku bulatkan niat ku, ku langkahkan kaki ku,dan ku lakuakan apa yang ku bias semoga niat yang tulus dan dengan doa yang ikhlas akan menertai langka ku.
Kemajuan IPTEK yang ku dapat akan ku mampaatkan dalam hidup ku membangun kampung ku menciptakan inovasi serta perubahan yang ada agar kampung ku tidak lagi menjadi tertinggal seperti waktu aku masa kecil dulu. Akan ku buktikan anak kampung juga bisa, anak kampung juga mampu, dan anak kampung tidak lah tertinggal.
Sekali lagi ku tegaskan aku memang anak kampung tapi bukan kampungan.
Aku dilairkan dari sebuah keluarga sederhana , terlahir sebagai anak kampung yang jauh dari keramaian kota, terlahir jauh dari kemajuan teknologi, dengan sebuah kesederhanan dan keterbatasan akan perkembangan.
Masa kecil ku ku lalui dengan begitu indah bersama anak kampung lainya, dengan sejuta tawa dan canda, kami lewati bersama. Dilahirkan sebagai anak kampung bukan menjadi penghalang untuk membuat ku menjadi semakin tertingal, membuat ku semakin lemah, dan membuat ku peka akan perkembangan dunia luar.
Aku melewati masa sekolah ku disebuah sekolah yang berada di kampung, dengan fasilitas dan kemampuan tenaga pendidik yang terbatas, tapi melalui kesempatan itu bukan membuat ku patah semangat untuk berubah menjadi maju, masa-masa sekolah satu persatu jenjang pendidikn dasar dan menegah telah kulalui. Seiring pergantian hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan serta tahun ke tahun akhirnya aku tumbuh menjadi seorang remaja yang mulai mengenal dunia luar yang semakin berkembang dan meninggalkan kemajaun yang ada dikampung ku, bermodal dari rasa sayang kedua orang tua ku, saudara, dan teman-teman ku aku mencoba untuk merantau keluar kampung ku untuk melanjutkan ke jenjang perkuliahan, aku memili sebuah universitas negri yang berada di pusat ibu kota provinsi ini.
Berusaha untuk lebih maju dan dengan tekad untuk maju mengawali langkah ku kesana, saat-sat pertama berada dikota tidak membuat ku cepat untuk beradaptasi dengan perkembangan yang ada, maklum aku hanyalah anak kampung yang terbatas akan itu semua. memilik status sebagai anak kampung tidaklah membuat ku malu pada seluruh aktivitas perkotaan, status anak kampung yang membuat semangat ku semakin berkobar-kobar, saat itu aku berpikir bahwa seorang anak kampung juga mampu untuk maju.
Aku memang anak kampung tapi perlu di ingat aku bukan kampungan,h idup lebih layak itu hasrat ku, hidup penuh ilmu itu mau ku, hidup memajukan kampung dan membuat bangga orang tua ku itu tujuan ku, aku bisa selagi aku mau, aku mampu kalau aku yakin, dengan pandangan ke depan yang semakin cerah ku bulatkan niat ku, ku langkahkan kaki ku,dan ku lakuakan apa yang ku bias semoga niat yang tulus dan dengan doa yang ikhlas akan menertai langka ku.
Kemajuan IPTEK yang ku dapat akan ku mampaatkan dalam hidup ku membangun kampung ku menciptakan inovasi serta perubahan yang ada agar kampung ku tidak lagi menjadi tertinggal seperti waktu aku masa kecil dulu. Akan ku buktikan anak kampung juga bisa, anak kampung juga mampu, dan anak kampung tidak lah tertinggal.
Sekali lagi ku tegaskan aku memang anak kampung tapi bukan kampungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar